LHOKSEUMAWE Kalangan ekskombatan menggelar upacara pengibaran bendera Bintang Bulan di Gampong/Desa Jambo Timu, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Jumat, 4 Desember 2015, pagi. Bagaimana prosesi upacara memperingati Milad GAM itu?
Informasi dihimpun portalsatu.com dari warga dan pihak Partai Aceh/Komite Peralihan Aceh (PA/KPA) Wilayah Pase, upacara pengibaran bendera Bintang Bulan itu dilaksanakan di depan Museum Tsunami, Gampong Jambo Timu. Lokasi itu merupakan bekas kawasan yang disapu tsunami pada 2004 silam.
Kalangan KPA menyebut kawasan itu berada dalam Sagoe Tgk. Chik Di Mon Lhok, Daerah II Tgk. Chik Di Cot Plieng, Wilayah Pase.
Seremoni memperingati Milad GAM yang dihadiri jajaran KPA Daerah II Tgk. Chik Di Cot Plieng dan masyarakat setempat itu diawali pembacaan ayat suci Alquran, dilanjutkan shalawat badar. Lalu, tim ekskombatan dari KPA Daerah II mengibarkan bendera Bintang Bulan diiringi kumandan azan, dilanjutkan Hikayat Prang Sabi.
Masih menurut sumber dari kalangan PA/KPA, bertindak sebagai inspektur upacara Panglima Muda KPA Daerah II, Mahmudsyah alias Ayahmud. Sedangkan komandan upacara, salah seorang ekskombatan dari KPA Daerah II itu.
Seusai pengibaran bendera, dilanjutkan “haba peuingat” Panglima Muda KPA Daerah II yang disampaikan Biro Penerangan KPA Daerah II, Saifuddin Yunus alias Pon Pang. Ia merupakan mantan Ketua DPRK Lhokseumawe dari PA. Selanjutnya, kata sumber itu lagi, tim ekskombatan menurunkan bendera Bintang Bulan diiringi ikamah. Acara diakhiri dengan doa dan makan bersama.
Menurut sumber itu, para ekskombatan sempat melakukan pagar betis terhadap tiang bendera saat berlangsung upacara. Pasalnya, lokasi tersebut didatangi aparat keamanan. Mungkin awalnya mereka (ekskombatan) merasa khawatir terjadi pencegahan pengibaran bendera, tapi akhirnya semua berjalan lancar. Mereka menurunkan sendiri bendera itu setelah dikibarkan, ujar seorang warga yang menghadiri upacara itu.
Acara memperingati Milad GAM itu dilaporkan turut dihadiri Wali Kota dan Ketua DPRK Lhokseumawe, Suaidi Yahya dan M. Yasir. Ada pula para anggota DPRK Lhokseumawe dan Aceh Utara dari PA asal Daerah II itu.
Informasi tersebut dibenarkan Juru Bicara PA sekaligus penghubung wilayah Pase, Halim Abe kepada portalsatu.com lewat telpon seluler sekitar pukul 17.00 WIB. Menurut Halim, Suaidi Yahya menghadiri peringatan Milad GAM itu, bukan sebagai Wali Kota Lhokseumawe, tapi atas nama Wakil Gubernur GAM Wilayah Samudera Pase. Sedangkan M. Yasir, kata dia, selaku Tuha Peut PA Kota Lhokseumawe.
Pastinya, Museum Tsunami di kawasan bekas terjangan tsnami itu menjadi saksi bisu upacara pengibaran dan penurunan bendera Bintang Bulan memperingati Milad GAM dalam ruang damai Aceh. [] (idg)