Dalam tulisan sebelumnya, pengelompokan bahasa dunia, disebutkan cukup banyak bahasa di dunia ini. Saat ini diketahui ada 6000 bahasa yang ada di seluruh belahan bumi. Indonesia sendiri diperkirakan mempunyai 726 bahasa daerah yang masih digunakan sampai saat ini. Bahasa yang cukup banyak jumlahnya itu diprediksi akan menyusut drastis hingga tersisa 10 persen saja di tahun 2115 nanti. (merdeka.com)
Ahli bahasa dari Universitas Columbia memprediksi bila hanya akan tersisa 600 bahasa saja di dunia seratus tahun dari sekarang.
Apa yang mempengaruhi kepunahan ribuan bahasa yang ada sekarang?
Jawabannya adalah migrasi atau perpindahan penduduk akibat arus globalisasi. Ya, peneliti berpendapat bila banyak orang tua yang berpindah dari daerah asalnya mempunyai kecenderungan untuk tidak mengajarkan bahasa ibu mereka pada sang anak.
Kegiatan semacam urbanisasi juga diklaim membuat banyak orang melupakan bahasa daerah mereka dan akhirnya lebih terbiasa dengan bahasa baru di daerah urbanisasi. Saat sebuah bahasa hanya digunakan oleh beberapa kelompok atau individu saja, peluang bahasa itu untuk punah akan semakin besar seiring dengan hilangnya kebudayaan.
“Bahasa bukan hanya gabungan kata saja, bahasa adalah bagian dari kebudayaan yang diajarkan sejak dini dan digunakan saat-saat intim bersama keluarga. Dengan semakin sedikitnya budaya yang tersisa, jumlah bahasa yang ada pun bakal terus berkurang,” jelas Dr. John McWhorter, ahli bahasa dari Universitas Columbia, Daily Mail (21/01).