JAKARTA – Aksi 112 tidak menunda rencana pasangan Asido dan Felicia untuk menggelar pernikahan di Gereja Katedral Jakarta, Sabtu (11/2). Kemacetan di tengah aksi massa, coba mereka tembus.
Beruntung mereka mendapatkan bantuan dari peserta aksi sehingga bisa menikah sesuai jadwal. Pujian pun dilayangkan pasangan pengantin itu pada peserta aksi, meski berbeda dalam hal kepercayaan.
Rombongan pengantin ini tiba saat massa sudah memenuhi jalan di sekitar Istiqlal dan Katedral.
Massa yang berkerumun pun berusaha untuk membuka jalan dan memberi rombongan pengantin ini prioritas. Namun karena banyaknya peserta, mobil rombongan pengantin terjebak sekitar 200 meter dari gerbang Katedral. Asido dan Felicia pun memilih berjalan kaki menuju Katedral.
Melihat ada mempelai berjalan kaki menuju Katedral, tanpa dikomando sejumlah peserta aksi dari Front Pembela Islam memilih untuk memayungi dan mengawal perjalanan keduanya agar mereka tak lagi terhambat.
Asido dan Felicia pun dikawal menuju Gereja Katedral agar keduanya tak terlambat untuk menjalani prosesi pernikahan.
Gereja Katedral tempat keduanya menikah terletak berada di seberang Masjid Istiqlal yang menjadi pusat aksi. Banyaknya peserta membuat Istiqlal tak mampu menampung sehingga massa meluber hingga ke jalan-jalan di sekitarnya, termasuk jalan di depan Katedral.