BANDA ACEH – Tenaga ahli di bidang taman nasional dan manajemen ekowisata dari Amerika Serikat, Shane Barrow mengatakan Taman Nasional Gunung Leuser harus dikonservasi dan tak boleh diganggu. Ia pun sempat menolak wacana pembangunan jalan raya yang membelah TNGL.
“Pembangunan jalan di taman nasional seperti Leuser dapat berakibat buruk. Banyak dampak negatif yang akan kita rasakan,” uca Shane Barrow dalam bahasa Inggris Amerika saat berbincang dengan portalsatu.com di Museum Tsunami, Banda Aceh, Selasa, 4 Oktober 2016.
Shane Barrow menjelaskan, dampak buruk dari pembangunan jalan tersebut dapat dirasakan langsung dan ada juga yang baru dirasakan beberapa waktu setelah jalan tersebut dibangun. Salah satu dampak yang paling ditakutkan adalah bencana alam.
“Bencana alam seperti banjir dan longsor pasti akan terjadi. Belum lagi masalah pembalakan liar yang sangat rentan terjadi jika sudah ada jalan raya di sana,” ucap Shane.
Hal senada dikatakan Wakil Konsul Amerika Serikat untuk Sumatera Tamra Greig yang mendampingi Shane. Ia mengatakan harta kekayaan yang dimiliki TNGL lebih berharga dari apa pun.
“Di sana ada harimau Sumatra, gajah dan ribuan flora dan fauna lainnya yang merupakan warisan dunia. Saya tak mau anak saya melihat kekayaan itu hanya dari buku,” ucap Tamra.