BIREUEN – Bagi pemudik atau pengguna jalan khususnya yang melintasi jalan alternatif Banda Aceh – Medan, tepatnya di Kuta Blang, Bireuen diharapkan untuk waspada. Hal ini dikarenakan jalan alternatif yang ada di Gampông Rancong, Kuta Blang, kondisinya sangat buruk.
Sejak jembatan Krueng Tingkeum mengalami kerusakan yang disebabkan karena meluapnya air sungai pada Januari 2017 lalu, para pengguna jalan dialihkan menggunakan jalur alternatif yang melintasi Jalan Gampong Rancong. Namun sangat disayangkan, selama pengalihan jalur dan menunggu perbaikan jembatan, jalan alternatif tersebut seakan tidak ada upaya untuk dilakukan perbaikan.
Pantauan portalsatu.com, Selasa, 20 Juni 2017, kondisi jalan alternatif sepanjang lebih kurang 8 Km tersebut selain dipenuhi bebatuan yang tidak rata serta berdebu, beberapa bahu jalan juga terlihat mulai amblas ke sungai karena erosi. Hal ini sangat disayangkan, khususnya saat arus mudik lebaran yang diperkirakan volume kendaraan akan meningkat melintasi jalur tersebut.
Kerusakan jalur alternatif yang ada di Kuta Blang, pernah diakui oleh Kepala Seksi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Aceh Husaini, Selasa, 13 Juni 2017 lalu, sebagai salah satu kendala pada arus mudik tahun ini.