BIREUEN – Forum Pemuda dan Mahasiswa Peusangan Raya (FORPAR) menggelar buka puasa bersama yang berlangsung di Matang Gelumpang Dua, Minggu, 3 Juli 2016. Acara tersebut dihadiri ratusan perwakilan pemuda dan mahasiswa asal Peusangan Raya.
Buka puasa yang dikemas dengan tema “Merajut Ukhwah dan Silaturahmi” tersebut juga dibarengi dengan menyantuni anak yatim yang ada di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bireuen.
Acara tersebut juga dihadiri Manager Bergek Iwan KTB, Dedek KTB dan sejumlah aktivis LSM serta dr. Purnama serta perwakilan Fraksi Pilkada Aceh.
Inisiator FORPAR, Zulfikar menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan dorongan dari mahasiswa dan pemuda Bireuen.
Menurutnya, selama ini hubungan antar pemuda dan mahasiswa di kabupaten Bireuen memang sudah terjalin, namun perlu diperkuat lagi. Acara ini diharapkan dapat menjadi sebuah momentum dalam menjalin silaturahmi tersebut.
“Kita di sini murni kegiatan silaturahmi, tidak ada isu-isu politik di sini, jadi saya berharap kepada masyarakat untuk tidak mengaitkan kami dengan isu politik,” kata pria yang akrab disapa Syeh Peng ini.
Namun belakangan ini, diisukan adanya rencana pemekaran Kabupaten Bireuen, hal itu ditanggapi oleh Zulkarnaini alias Syeh Joel, ia menyebutkan, sejauh ini masih terlalu dini berbicara pemekaran.
“Semua tergantung dari masyarakat Peusangan Raya yang terhimpun dalam 7 Kecamatan,” ujarnya.
Syeh Joel juga mengatakan, dalam acara tersebut panitia turut mengundang seluruh tokoh dan juga unsur pemerintahan di kabupaten Bireuen.
“Selain itu kita juga sangat berterima kasih kepada donatur yang telah mendukung terlaksananya acara ini,” tutur Syeh Joel.
Hal yang senada juga disampaikan oleh T.M. Dani yang juga inisiator Forpar mengatakan, acara ini kita laksanakan baru sebatas memperkuat silaturrahmi.
“Bicara pemekaran sangat tergantung dari masyarakat , kami pemuda dan mahasiswa mendukung apapun yang diinginkan masyarakat,” katanya.[]
Dikirim oleh Fadhil DTI