LHOKSEUMAWE - Wali Kota Lhokseumawe memberangkatkan 40 imuem meunasah dan imuem mesjid dan lima petugas kebersihan teladan dari BLHK Lhokseumawe untuk melakukan ibadah umrah ke…
LHOKSEUMAWE – Wali Kota Lhokseumawe memberangkatkan 40 imuem meunasah dan imuem mesjid dan lima petugas kebersihan teladan dari BLHK Lhokseumawe untuk melakukan ibadah umrah ke tanah suci. Mereka diberangkatkan secara gratis oleh pemerintah setempat atas dedikasi dalam menjalankan tugasnya selama ini.
Para imam teladan di Kota Lhokseumawe ini merupakan para imuem yang dipilih dari setiap mesjid dan meunasah di masing-masing gampông, yang kemudian dilakukan pemilihan untuk diberangkatkan dalam program pemberangkatan umrah gratis dari Pemko Lhokseumawe, kata Suaidi Yahya usai prosesi pelepasan di Mesjid Islamic Center, Lhokseumawe, Selasa, 19 April 2016.
Suaidi mengatakan, tidak hanya imam, pihaknya tahun ini juga memberangkatkan 5 orang petugas kebersihan di lingkungan BLHK. Mereka telah kita nilai dan pantas menjadi petugas teladan sebab dedikasinya dalam bekerja dan menjaga kebersihan kota Lhokseumawe sangat luar biasa, kata Suaidi.
Menurut Suaidi, pihaknya telah mengingat jasa imam desa maupun imam masjid selama ini dalam memberikan pelayanan dan menuntun masyarakat. Pengorbanan yang diberikan oleh imam desa sangat besar dan sosok imam desa adalah sosok yang sulit tergantikan perannya dalam masyarakat.
“Kita berangkatkan sebanyak 40 orang imam teladan, 5 orang petugas kebersihan di kantor badan Lingkungan Hidup dan Kebersihan, serta 5 orang sebagai pendamping dari Dinas Syari'at Islam,” ujar Suaidi.
Suaidi juga menjelaskan, sebagian kecil imam desa dan imam masjid dalam tiga tahun terakhir sudah diberangkatkan untuk melakukan ibadah umrah. Mereka diberangkatkan setelah melewati pemilihan imam teladan yang digelar oleh Pemko Lhokseumawe dan akan dituntaskan pada 2017 mendatang bagi para imam yang belum berangkat. “Dan pastinya juga kepada para petugaas yang akan kita seleksi lagi nantinya,” katanya.[](ihn)