LHOKSEUMAWE – Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib diwakili Asisten II Setdakab, Abdul Azis berjanji akan menindaklanjuti tuntutan mahasiswa yang berdemo di halaman kantor bupati setempat, Rabu, 20 Januari 2016. Pendemo meminta bupati menuntaskan persoalan pelayanan di Pelabuhan Internasional Samudera Pase Krueng Geukueh.
Pantauan portalsatu.com, pendemo menolak tawaran Abdul Azis untuk berdiskusi di ruangan. Mahasiswa kemudian menyerahkan “petisi” kepada Abdul Azis untuk disampaikan kepada Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib.
Ada pun isi “petisi” itu, mendesak bupati segera mengundang pihak Bea Cukai, DPRK, Pelindo, cendekiawan, pelaku ekspor-impor, dan mahasiswa untuk membahas permasalahan Pelabuhan Krueng Geukueh.
“Kami meminta Pak Azis mewakili bupati untuk menandatangani kertas petisi ini,” kata Zahri, salah seorang pendemo.
Abdul Azis lantas langsung menandatangani “petisi” tersebut. “Hari ini saya akan laporkan kepada Bapak Bupati dan langsung melakukan evaluasi terkait tuntutan pendemo,” ujar Azis.
Setelah berdemo di halaman kantor Bupati Aceh Utara, para mahasiswa bergerak ke Jalan Iskandar Muda, guna melanjutkan aksinya di kantor Bea Cukai, Lhokseumawe, sekitar pukul 12.00 WIB.[] (idg)
TAK BERKATEGORI
Pemkab Aceh Utara Janji Menindaklanjuti Tuntutan Pendemo
LHOKSEUMAWE - Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib diwakili Asisten II Setdakab, Abdul Azis berjanji akan menindaklanjuti tuntutan mahasiswa yang berdemo di halaman kantor bupati setempat,…
Baca Juga
Nasional
Penumpang ke Sabang Wajib Patuhi Protokol Kesehatan
3 Juni 2020
ekbis
Turki Kuasai Ekspor Tepung Dunia, 3,5 Juta Ton Produksi Per Tahun
1 November 2017
ekbis