TAKENGON – Organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Tengah kini dipimpin oleh Jurnalisa, usai dilantik oleh Ketua PWI Aceh, Tarmilin Usman, akhir pekan lalu.
Di bawah kepemimpinannya Jurnalisa berharap, PWI Aceh Tengah bisa lebih berkembang, baik secara organisasi maupun kemitraan.
“PWI Aceh Tengah tetap berkomitmen untuk menjadi Humas masyarakat dan siap untuk dikritik,” kata Jurnalisa, melalui siaran pers, Selasa, 22 Maret 2016.
Sejalan dengan hal itu, ia berharap tidak ada lagi tindakan premanisme dan kriminalisasi terhadap wartawan. “Kita bertekad untuk mengembangkan sayap organisasi dengan merekrut wartawan di luar PWI agar organisasi lebih berkembang dan mampu menjalankan fungsi secara internal maupun kemitraan,” katanya.
Sementara Ketua PWI Aceh, Tarmilin Usman usai melantik pengurus PWI Aceh Tengah mengatakan, dalam berorganisasi PWI tidak punya musuh melainkan membangun mitra dan senantiasa mendukung program-program pemerintah daerah.
Namun, walaupun menjadi mitra pemerintah daerah bukan berarti tidak boleh melakukan kritik. “Apakah sudah jadi mitra, tidak boleh tulis dan kritik lagi, kalau itu terjadi berarti bukan mitra,” kata Tarmilin.