BANDA ACEH Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Prodi S1 Ilmu Perpustakaan, Khaira Mulia berharap pemilihan Raja dan Ratu Baca Badan Arsip dan Perpustakaan Aceh tahun 2015 tidak hanya sekadar seremonial.
Demikian disampaikan Khaira Mulia di sela-sela acara peringatan Hari Kunjung Perpustakaan dan Budaya Minat Baca yang diselenggarakan Badan Arsip dan Perpustakaan Aceh di gedung Perpustakaan Aceh, Lamnyong, Banda Aceh, Senin 23 November 2015.
Selamat kepada Fadli Nora Iranda dan Syarifah Mauli Masyitah selaku Raja dan Ratu Baca Arpus Aceh tahun 2015. Saya berharap pemilihan Raja dan Ratu Baca bukan sekadar agenda tahunan atau yang bersifat seremonial saja, kata Khaira Mulia, dikutip dari siaran pers diterima portalsatu.com.
Khaira menilai pemilihan Raja dan Ratu Baca merupakan sebuah upaya untuk mengembangkan minat dan budaya baca masyarakat serta termotivasinya para pemustaka untuk mengunjungi perpustakaan.
Jangan sampai penobatan Raja dan Ratu Baca hanya sebagai agenda tahunan saja. Raja dan Ratu Baca yang terpilih mempunyai tanggung jawab moral dan harus punya peran yang nyata untuk mensosialisasikan dan mengembangkan minat dan budaya baca masyarakat, kata Khaira yang saat ini tercatat sebagai mahasiswa semester akhir Prodi Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry.
Sementara itu T. Ade Vidyan Maqfirah, S.I.P., Direktur Aceh Library Consultant (ALC) yang konsen pada dunia perpustakaan dan teknologi informasi berharap ke depan pada ajang tahunan pemilihan Raja dan Ratu Baca Arpus Aceh kriteria penilaiannya ditingkatkan.
Seharusnya Raja dan Ratu Baca adalah orang yang telah berbuat banyak untuk kemajuan dunia perpustakaan sebelumnya, katanya.
Ia selaku alumni S1 Ilmu Perpustakaan menilai, peran Raja dan Ratu Baca jangan hanya dijadikan sebagai ikon sebuah perpustakaan dan tidak meninggalkan kesan apapun bagi masyarakat.
Jangan sampai agenda seperti ini hanya sebuah kegiatan rutinitas tanpa hasil yang jelas. Karena tanggung jawab untuk mengembangkan minat dan budaya baca masyarakat bukan hanya tanggung jawab Raja dan Ratu Baca yang terpilih, namun menjadi tanggung jawab kita bersama, ujarnya.[]