BENGKULU Sedikitnya 52 unit mobil dinas yang tidak digunakan lagi akhirnya dilelang Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, Rabu (22/6) atau besok.
Sayang, para calon peserta lelang banyak yang kecewa saat melihat kondisi mobil dinas tersebut. Pasalnya, rata-rata mobil itu dalam keadaan rusak sedang, hingga rusak berat.
Sehingga calon peserta lelang menilai harga dengan kondisi fisik mobil banyak tidak sesuai dengan harga limit yang ditawarkan.
Saya pikir masih banyak bagus, ternyata kondisinya banyak memprihatinkan. Malah seperti mobil rongsokan, kata Doni, 38, warga Padang Harapan Kota Bengkulu saat mengecek kondisi mobnas di Halaman Kantor Gubernur Bengkulu, seperti dikutip dari Bengkulu Ekspress (Jawa Pos Group).
Lanjutnya, kondisi mobnas dengan fisik banyak rusak, belum ditambah lagi dengan keadaan mesin. Tak ayal bisa dipastikan mobnas lelang ini tidak bisa hidup maupun berjalan.
Kalau bisa kita coba hidupkan, enak, jadi tahu rusak atau tidak mesinnya. Kemungkinan kalau pun menang lelang, harus ditarik ke bengkel dulu baru bisa digunakan, bebernya.
Bukan hanya dengan kondisi memprihatinkan, dari 52 unit mobnas ada sebagian harga limit tidak dicantumkan pada pengumuman harga mobnas. Setidaknya ada beberapa unit mobnas, mulai dari jenis Kijang Inova hingga mobnas jenis Mitsubishi.