BANDA ACEH – Pemerintah Aceh diminta membangun asrama mahasiswa di Turki sebagaimana di negeri lain seperti Australia, ada mahasiswa Aceh di kota Sydney dibangun oleh Kamunitas Ashabul Kahfi, bukan pemerintah Aceh.
Demikian kata ahli teknologi informasi (IT) dan peserta Konferensi Editor Jurnal Antarbangsa di Istanbul tahun 2015, Teuku Farhan, yang dihubungi melalui telegram, di Banda Aceh, Kamis 21 Januari 2016.
Saat di Istanbul, saya mendengar kebutuhan mendesak itu dari sekira seratus orang mahasiswa Aceh yang kuliah di Turki. Mereka butuh tempat bersilaturrahim tentang Aceh, sekaligus tempat mengenalkan Aceh pada penduduk Turki, katanya.
Farhan mengatakan, setiap kunjungan pemerintah ke Turki harus memberikan kontribusi untuk mahasiswa Aceh di Turki, Komunitas Masyarakat Informasi dan Teknologi (MIT), Teuku Farhan.