LHOKSEUMAWE – Memperingati Hari HAM se-Dunia yang jatuh pada hari ini, Kamis, 10 Desember sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam beberapa BEM di Lhokseumawe malam tadi melakukan aksi pawai obor keliling, Rabu, 9 Desember 2015. Para mahasiswa tersebut berasal dari BEM Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Teknik, Fakultas Pertanian dan FISIP Unimal.
Amatan portalsatu.com, pawai obor tersebut dimulai dari halaman Masjid Islamic Center dengan berjalan kaki menuju Kota Lhokseumawe melintasi Jalan Merdeka Barat – Jalan Perdagangan – Jalan Sukaramai dan kembali ke Islamic Center.
“Sudah seharusnya mengingat kembali kasus pelanggaran HAM khususnya di Aceh,” kata Koordinator Aksi, Mahyen Nufus, kepada portalsatu.com.
Hingga kini kata Mahyen, pelanggar HAM yang telah menyebabkan ribuan korban di Aceh belum ada yang mampu diusut. Jangan kan menghukum pelaku, menurutnya ganti rugi dan rehabilitasi bagi korban hidup maupun keluarga korban yang tewas saja belum tersentuh.
“Mana sikap pemerintah selama ini, apakah hanya bisa diam dan melihat,” kata Mahyen.
Meski Qanun Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh telah disahkan namun penerapannya hingga kini menurutnya belum terlaksana. Melalui momen tersebut pihaknya mengajak seluruh unsur terkait untuk sama-sama mencari solusi bagi korban pelanggaran HAM yang masih hidup maupun yang meninggal dunia.
Hari ini pihaknya juga akan turun ke jalan untuk berorasi dalam memperingati Hari HAM se-dunia tahun ini.[]

