BANDA ACEH – Partai Golkar Aceh menggelar rapat harian guna membahas penjaringan bakal calon bupati/wali kota di kantor DPD I Partai Golkar Aceh, Rabu, 4-5 Mei 2016. Rapat dimulai dengan pemaparan visi misi satu persatu bakal calon bupati/wali kota.
“Finalisasi bakal calon ini dilakukan sesuai dengan mekanisme di Partai Golkar,” ujar TM Nurlif kepada portalsatu.com.
Dia telah meminta kepada DPD II untuk membuka penjaringan sekitar sebulan yang lalu. Termasuk membuka pendaftaran untuk kandidat eksternal yang ingin ikut penjaringan bakal calon dari partai pohon beringin ini. Dia juga sudah meminta DPD II untuk mengirimkan nama-nama hasil penjaringan, baik dari DPD Kabupaten/kota.
“Ataupun yang mendaftarkan diri kepada Partai Golkar. Hingga kini pendaftaran itu sudah diterima,” kata TM Nurlif.
Dia menjelaskan, Golkar mengundang semua hasil dari penjaringan DPD II, baik bakal calon bupati/wakil bupati serta calon wali kota untuk mengikuti tahapan finalisasi. “Dan memberikan kesempatan bakal calon ini untuk memaparkan visi dan misinya,” katanya.
Dia mengatakan, DPD I akan mengerucutkan calon kandidat yang telah mendaftar setelah tahapan mendengarkan visi dan misi mereka. Kemudian tim akan kembali menyeleksi para calon untuk dikirimkan ke rapat Golkar. Nantinya hasil keputusan rapat tersebut yang diumumkan sebagai kandidat “jagoan” Golkar Aceh.
“Saya berharap partai Golkar di seluruh Aceh, baik provinsi maupun DPD II, harus memainkan peran penting dalam Pilkada karena kita ingin mewujudkan keinginan rakyat dan kita berada di depan rakyat,” ujar TM Nurlif.[]
Laporan: Ramadhan