LHOKSUKON – Panglima Laot Aceh Utara Ismail mengatakan 90 persen nelayan di kabupaten ini telah memiliki Kartu Tanda Nelayan (KTN). Akan tetapi, masih banyak nelayan yang tidak memiliki perahu sendiri sehingga harus menyewa pada pihak lain dengan sistem bagi hasil.
“90 persen nelayan sudah punya KTN. Jika ada oknum mengajukan permohonan bantuan ke pemerintah mengatasnamakan nelayan, tapi tidak memiliki KTN, maka harus ditindak,” tegas Ismail via telpon seluler, Jumat, 17 Februari 2017.
Ia menyebutkan, meski telah memiliki KTN, banyak nelayan yang belum punya perahu sendiri. “Nelayan di Aceh Utara umumnya masyarakat miskin dan melaut dengan modal kecil, masih membutuhkan banyak perhatian pemerintah. Mereka butuh perahu, alat penangkap ikan dan peti,” jelas Ismail.
Siapa pun Bupati Aceh Utara nantinya, Ismail berharap dapat menampung aspirasi nelayan. “Selama ini banyak nelayan memakai perahu orang lain untuk melaut dengan sistem bagi hasil tangkapan. Jika punya perahu sendiri, mereka kan tidak perlu lagi sewa perahu orang. Kita harap bupati terpilih dapat memperhatikan nasib nelayan,” pungkas Ismail.[]