BANDA ACEH - Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Agus Kriswanto mengatakan setiap komponen bangsa dituntut terlibat dalam upaya memperkuat ketahanan pangan untuk terciptanya kedaulatan…
BANDA ACEH – Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI Agus Kriswanto mengatakan setiap komponen bangsa dituntut terlibat dalam upaya memperkuat ketahanan pangan untuk terciptanya kedaulatan pangan.
Hal itu dikatakan Pangdam IM dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi Pertanian pada kegiatan Direktorat Jenderal Sarana dan Prasarana Pertanian di Hotel Grand Nanggroe, Lueng Bata, Banda Ach, Senin (1/12/15).
Pangdam menyebut ketahanan pangan salah satu hal yang sangat strategis untuk mengatasi krisis pangan yang dihadapi Indonesia saat ini.
Didampingi Aster Kasdam dan para perwira jajaran Kodam IM, Pangdam menyebut melalui kerja sama TNI AD dengan Kementerian Pertanian untuk mendukung ketahanan pangan tahun 2015, sehingga target swasembada pangan tercapai.
Diharapkan dengan adanya kerja sama ini dapat mempercepat pelaksanaan pembangunan prasarana dan sarana pertanian dalam rangka mewujudkan swasembada pangan di Aceh guna mendukung ketahanan nasional,” kata Pangdam, dikutip dari siaran pers diterima portalsatu.com, Selasa/hari ini.
Pangdam mengatakan, sinergitas dalam pelaksanaan kerja sama pendampingan TNI pada program swasembada pangan di wilayah Kodam IM secara operasional telah diupayakan dari tingkat babinsa dengan perangkat desa hingga penyuluh dan kelompok tani. Selain itu sinergitas Pangdam, gubernur serta Dinas Pertanian Aceh, sehingga tercapai cita-cita yang diharapkan supaya masyarakat hidup makmur.
“Berbagai upaya telah kita laksanakan untuk mewujudkan peningkatan produksi pangan di wilayah Provinsi Aceh, namun pencapaian kinerja dalam mewujudkan swasembada pangan di tahun 2015 tentunya masih belum optimal, meskipun sudah terjadi peningkatan,” ujar Mayjen TNI Agus.
Rapat Monitoring dan Evaluasi tersebut turut dihadiri Kadistan Provinsi Aceh, Kadistan kabupaten/kota, Bapeluh Propinsi Aceh, dan pihak terkait lainnya.[]