LANGSA Pangdam Iskandar Muda, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Luczisman Rudy Polandi, mengingatkan warga Aceh mengenai bahayanya kelompok radikal yang menyusup ke dayah atau pesantren.…
LANGSA Pangdam Iskandar Muda, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Luczisman Rudy Polandi, mengingatkan warga Aceh mengenai bahayanya kelompok radikal yang menyusup ke dayah atau pesantren. Hal ini disampaikannya terkait tertembaknya Santoso dan tingginya aktivitas teroris di dunia.
Ini jangan dianggap remeh oleh Aceh karena ini sangat penting. Karena bagimanapun juga Aceh ini daerah Islam yang terbesar di Nusantara, kata Pangdam saat kunjungan kerja dan silaturahmi bersama Forkopimda Kota Langsa, Aceh Timur dan Aceh Tamiang, Selasa, 19 Juli 2016, malam.
Dia turut mencontohkan negara-negara besar Islam di Timur Tengah yang goyang akibat aksi radikalisme.
Nah, Aceh juga menjadi sasaran tembak dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab, karena perang asimetris, perang proxy war itu menggunakan tenaga dari dalam bukan dari luar, ujarnya.
Pangdam meminta para tokoh agama dan tokoh adat untuk menyampaikan pesan-pesan baik guna menghindari perpecahan. Pasalnya jika telah terjadi perpecahan maka akan sulit mengembalikan kebersamaan tersebut. Dia turut mencontohkan kondisi Philipina dan Mindanau yang masih terjebak konflik hingga sekarang.
Mudah-mudahan Aceh tidak terjadi seperti itu, dan kita akan sama-sama memelihara perdamaian yang sudah ada, katanya.[](bna)