BERPUASA bukan berarti kita kehilangan kesempatan untuk mengkonsumsi nutrisi lengkap yang menyehatkan tubuh. Kita tetap bisa melengkapi nutrisi tubuh lewat konsumsi menu makan saat sahur.…
BERPUASA bukan berarti kita kehilangan kesempatan untuk mengkonsumsi nutrisi lengkap yang menyehatkan tubuh. Kita tetap bisa melengkapi nutrisi tubuh lewat konsumsi menu makan saat sahur.
Selama Ramadhan, perubahan waktu makan kita harus diimbangi dengan menu makanan sehat dan seimbang, sehingga tubuh terhindar dari gangguan pencernaan atau masalah kesehatan lainnya. Juga, menu makanan sehat sangat penting untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat, bugar dan fit menjalani aktivitas selama berpuasa.
Seperti yang ditulis dalam laman WebKesehatan.com (2015), berikut adalah nutrisi-nutrisi yang perlu kita lengkapi dalam menu makan sahur kita.
1. Karbohidrat.
Merupakan sumber yang sangat penting untuk menentukan energi tubuh kita. Sumber karbohidrat komplek seperti beras merah, roti gandum utuh, sereal, oat atau kentang mudah dicerna tubuh secara bertahap. Hal ini dapat menjaga kenaikan kadar gula (glukosa), dan kita juga akan merasakan kenyang lebih lama.
2. Lemak dan Protein
Keberadaan lemak dalam tubuh perlu dibatasi, namun lemak tetap dibutuhkan untuk mencerna vitamin A, D, E, dan K. Lemak dalam makanan berfungsi untuk memperlambat metabolisme gula dan mempertahankan energi tubuh lebih lama. Sumber lemak tak jenuh yang bisa menjadi pilihan kita seperti kacang-kacangan, minyak canola, minyak zaitun dan ikat laut, seperti tuna dan salmon.
Nah, jika sumber karbohidrat dan lemak telah habis terpakai, tubuh akan menggunakan protein sebagai sumber energi utama tubuh. Protein berguna untuk mencegah hilangnya massa otot, dan untuk memperbaiki sel tubuh yang rusak juga untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Protein dapat kita peroleh dari konsumsi tempe, tahu, telur, ikan daging ayam tanpa kulit, juga produk peternakan rendah lemak lainnya.
3. Buah dan Sayur.
Saat bulan puasa, salah satu gejala yang umum sering terjadi adalah susah buang air besar (BAB) atau sembelit. Hal ini dapat dicegah dengan memenuhi asupan serat yang dibutuhkan tubuh dengan mengkonsumsi sayur dan buah-buahan. Makanan yang tinggi kandungan serat dapat dicerna tubuh, memberikan rasa kenyang lebih lama, juga dapat mencegah lonjakan asam lambung.
4. Cairan
Selama berpuasa, tubuh kekurangan cairan. Seperti yang kita ketahui cairan sangat penting untuk mencegah dehidrasi. Jumlah yang disarankan untuk konsumsi cairan perhati adalah 2 liter atau 8 gelas perhari. Nah, kita dapat membaginya pada saat sahur, berbuka dan malam menjelang tidur. Selain air putih, kita juga dapat memenuhi asupan cairan tubuh, dengan mengkonsumsi jus buah segar yang didalamnya terdapat kandungan vitamin dan mineral.
Nah, itulah beberapa kandungan nutrisi yang perlu kita konsumsi dalam menu sahur kita agar tubuh tetap fit dan bugar. Maka dari itu, kita tidak meninggalkan atau melewatkan waktu bersahur, dan tidak makan sahur dengan tergesa-gesa. Selamat sehat,,,[]Sumber:inilah.com
<!–StartFragment–>* Chairunnisa Dhiee, Relawan Kesehatan RS Ibnu Sina, Jakarta.<!–EndFragment–>