LHOKSEUMAWE- Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Lhokseumawe, Kharendra Muiz mengingatkan agar para nelayan mewaspadai awan konvektif di laut.

“Untuk gelombang laut tiga hari ke depan sudah normal, namun nelayan sebaiknya hati-hati ketika melihat awan konvektif di laut,” kata Kharendra dihubungi portalsatu.com, Sabtu, 13 Februari 2016, sore.

Dia menjelaskan, awan konvektif atau sering disebut awan penghujan yang menghasilkan hujan sedang hingga deras dengan disertai petir. Awan konvektif itu, kata dia, terbentuk dari hasil kelembaban udara cukup tinggi hampir di seluruh wilayah Aceh, sehingga ada pergerakan masa udara dan turun hujan.

“Jika hujan tersebut turun, maka lebih berpotensi terjadi saat sore menjelang malam dan dini hari, karena penguapan uap air yang lebih banyak hingga awan-awan konvektif terbentuk saat sore menjelang malam dan dini hari,” pungkasnya.[]