SABANG Musim liburan saat yang tepat bagi pelaku usaha wisata meraup keuntungan. Mulai dari usaha dagang, penginapan, rental kendaraan hingga guide. Kesempatan ini berpotensi dimanfaatkan pelaku usaha untuk menaikkan tarif khususnya rental mobil dan angkutan umum dengan harga tidak wajar.
Terkait hal itu, Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Sabang T. Ari Afriansyah mengimbau seluruh sopir angkutan agar tidak memanfaatkan momen ini dengan menaikkan tarif angkutan yang telah ditetapkan Organda.
Kepada sopir angkutan diharapkan untuk berhati- hati membawa tamu, dan kami imbau kepada sopir agar tidak menaikkan tarif angkutan umum yang telah ada, kata Ari, Kamis, 24 Desember 2015.
Dia juga mengimbau calon penumpang untuk melaporkan kepada pihak Dinas Perhubungan atau petugas Organda di pelabuhan apabila menemukan kejanggalan dalam penentuan tarif angkutan.
Kami harapkan kepada tamu yang mengetahui atau diberikan tarif yang terlalu tinggi atau dinaikkan tarif oleh pemilik angkutan agar melaporkan kepada pihak perhubungan atau petugas Organda yang ada di Pelabuhan Balohan, ujar pria yang akrab disapa Phon Biet ini.
Ia mengingatkan para pendatang jeli memilih kendaraan khususnya bagi perental. Bagi wisatawan yang baru pertama kali mengunjungi Kota Sabang, diimbau memanfaatkan jasa sopir guna terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan
Karena medan yang akan dilalui untuk menuju ke beberapa lokasi wisata berbukit dan banyak tikungan tajam, kata Ari.[]
Laporan Radzie