TERKINI
NEWS

Muntasir Hamid: Tindakan Gubenur Zaini Telah Mencoreng Nama Baik Pemerintah Aceh

BANDA ACEH  – Sekretaris Partai Golkar Aceh, Muntasir Hamid mengatakan tindakan Gubernur Aceh Zaini Abdullah yang menganulir surat pengantar usulan pemberhentian Sulaiman Abda dari jabatan Wakil Ketua DPRA…

ADI GONDRONG Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.2K×

BANDA ACEH  – Sekretaris Partai Golkar Aceh, Muntasir Hamid mengatakan tindakan Gubernur Aceh Zaini Abdullah yang menganulir surat pengantar usulan pemberhentian Sulaiman Abda dari jabatan Wakil Ketua DPRA telah mencoreng nama baik Pemerintah Aceh dan melecehkan lembaga DPRA.

Pasalnya, kata Muntasir Hamid, surat usulan pemberhentian Sulaiman Abda dari posisi Wakil Ketua DPRA merupakan keputusan partai dan sudah dibawa dalam rapat paripurna DPRA. Selai itu, surat pengatar tersebut sudah ditandatangani Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf selaku Plt. Gubernur karena saat itu Zaini Abdullah sedang melaksanakan ibadah haji.

“Tindakan Gubernur Aceh Zaini Abdullah telah mencoreng nama baik Pemerintah Aceh dan melecehkan lembaga DPRA, di mana surat pengantar yang ditandatangani Wakil Gubernur Aceh Tengku Muzakir Manaf yang pada saat itu bertindak sebagai Plt. Gubernur sah menurut hukum,” ujar Muntasir Hamid dalam jumpa pers di kantornya, Minggu, 8 November 2015.

Hal tersebut, menurut Muntasir Hamid, merupakan tindakan yang mempertontonkan keadaan tidak harmonis antara Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh.

“Saat saya di Jakarta kemarin, saya ditanya, apakah hungan Gubernur dan Wakil Gubernur di Aceh sedang tidak harmonis? Tapi tidak saya jawab karena saya belum mengerti permasalahannya saat itu, ternyata yang terjadi begini,” kata Muntasir Hamid.

Muntasir Hamid selaku Sekretaris Partai Golkar Aceh menyayangkan sikap Gubernur Zaini Abdullah dalam mengintervensi Partai Golkar. Menurut dia, keputusan partai tidak boleh diintervensi siapa pun di luar partai, termasuk gubernur.

“Walaupun saya masih tergolong kerabat dengan beliau, namun keputusan seperti ini sangat saya sayangkan. Mungkin saat seperti ini kita harus bertanya, apakah sudah saatnya Pak Zaini istirahat dan digantikan oleh wakilnya yang masih segar bugar,” ucapnya.[]

ADI GONDRONG
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar