KUALA SIMPANG – Sejatinya, Golkar menjadi lawan politik bagi Partai Aceh dan Gerindra serta Koalisi di perhelatan Pilkada 2017 ini. Namun, hal tersebut tidak berlaku untuk Aceh Tamiang. Di kabupaten ini, Muzakir Manaf selaku Ketua KPA/PA justru berbagi panggung dengan pentolan Partai Golkar Aceh, TM Nurlif, di Lapangan GOR, Kecamatan Karang Baru, Selasa, 7 Februari 2017.
Rival politik ini justru memiliki tujuan yang sama di daerah tersebut yaitu memenangkan Ir Rusman-HT Yusni sebagai Cabup-Cawabup Aceh Tamiang. Rusman merupakan kader yang diusung Partai Aceh. Sementara HT Yusni merupakan Ketua DPD II Partai Golkar Aceh Tamiang. Duet bersama rival itu akhirnya tidak bisa dielakkan.
Dalam kesempatan tersebut, Mualem–sapaan akrab Muzakir Manaf–turut memaparkan sejumlah program yang digarap koalisi di Aceh Tamiang. Salah satunya adalah memfungsikan kembali sumur-sumur tua minyak bumi yang telah berhenti beroperasi untuk menambah penghasilan rakyat Aceh Tamiang.
“Kita akan perluas daerah Aceh Teming (Tamiang) ke batas Gebang sesuai kesepakatan MoU antara GAM dan Jakarta,” kata Mualem di hadapan massa pendukung.