TERKINI
NEWS

Muak Berdebat, Netizen Kirim Bunga Lili Buat Masjid-Masjid Kanada

OTTAWA -- Seorang netizen asal Kanada berinisiatif menyampaikan pesan damai ke masyarakat Muslim. Kailee Brennan mengirimkankan satu pot bunga lili sebagai simbol pesan damai ke…

VIVA Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 547×

OTTAWA — Seorang netizen asal Kanada berinisiatif menyampaikan pesan damai ke masyarakat Muslim. Kailee Brennan mengirimkankan satu pot bunga lili sebagai simbol pesan damai ke sebuah masjid lokal di Ottawa, kanada.

Hal tersebut ia lakukan karena sudah merasa muak berdebat soal anti-Muslim di media sosial tanpa berbuat apa-apa.

“Saya rasa saya lelah memerangi semua kegelapan ini dengan berdebat. Saya pikir saya harus berbuat sesuatu yang dapat memberikan pencerahan,” ujar Kailee seperti dilansir ottawacitizen.com, Senin (23/11).

Kailee pun kemudian berbagi pengalamannya tersebut di sosial media untuk menginspirasi netizen lainnya agar melakukan hal yang sama dengan dirinya.

Terinspirasi dengan ide tersebut, netizen lainnya, Cecilia Rands asal Regina, juga  mengikuti jejak Kailee.
Diam-diam, Cecilia mengirimkan satu pot bunga lili ke sebuah masjid di Jalan Montague. Di pot tersebut, ia menyelipkan sebuah surat anonim.

×Powered By CapricornusSurat tersebut bertuliskan, “Sebagai anggota dari komunitas kalian, saya hanya ingin menyampaikan perdamaian. Saya ingin kalian tahu tahu bahwa saya akan menghargai dan menghormati semua kelompok dan golongan yang ada di kota dan negara tanpa memandang agama.”

“Saya tidak bisa berbuat banyak untuk mengubah sikap orang lain tetapi saya bisa membela hak-hak semua orang untuk dihormati di negara ini,” kata Rands.

Selain itu, Katee Pederson juga ingin menunjukkan kepada masyarakat Muslim bahwa mereka dicintai, dihormati, dan dihargai sebagai bagian dari warga negara di negara ini. “Saya bukan orang pertama yang melakukan dan menunjukkan pesan perdamaian ini kepada mereka,” kata Pederson.

Gerakan mengirim bunga lili ini berhasil menginspirasi ratusan orang lainnya. Umat Muslim di Ottawa pun merasa tersentuh dengan gerakan ini.[] Sumber: republika.co.id

 

VIVA
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar