TAKENGON - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tengah menyita kaos wanita bertulis kalimah Ilahi pada dagangan hari pekan di Kecamatan Celala. Temuan ini berawal dari…
TAKENGON – Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tengah menyita kaos wanita bertulis kalimah Ilahi pada dagangan hari pekan di Kecamatan Celala. Temuan ini berawal dari laporan putri Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Aceh Tengah, Teungku Adami, yang saat itu sedang berbelanja pakaian.
Sekretariat MPU Aceh Tengah Drs. Mursalin mengatakan Teungku Adami kemudian membawa kaos tersebut untuk diserahkan kepada MPU.
“Tulisan nama Allah tepat diletakkan pada bagian dada. Jika dikenakan oleh perempuan dewasa, maka sangat mencolok, karena pakaian itu juga sangat ketat,” kata Mursalin kepada portalsatu.com ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 24 Februari 2016.
Mursalin menduga tindakan pencantuman nama Ilahi itu bertujuan untuk melecehkan Islam. MPU kemudian menyurati Bupati Aceh Tengah guna menindaklanjuti temuan tersebut. Rekomendasi MPU mendapat tanggapan positif dari bupati dengan mengeluarkan surat larangan penjualan pakaian bertuliskan ayat-ayat Alquran, apapun bentuknya.
Mursalin juga mengimbau warga agar lebih jeli dan waspada terhadap keadaan sosial di lingkungan masing-masing, termasuk persoalan pelecehan agama dan pendangkalan akidah yang tengah gencar dilakukan pihak tak bertanggungjawab.[](bna)