Para ilmuwan yakin telah menemukan sisa-sisa sebuah benua kuno yang ternggelam di bawah Samudera Hindia. Berlokasi di suatu tempat antara India dan Madagaskar.
Benua kecil bernama Mauritius yang luasnya sekitar seperempat Madagaskar itu ada sampai sekitar 85 juta tahun yang lalu, ketika India dan Madagaskar jaraknya masih sangat dekat dari sekarang.
Namun akibat tarikan gravitasi yang kuat, India dan Madagaskar mulai bergerak terpisah, dan Mauritius mulai meregang dan putus.
Petunjuk pertama tentang keberadaan benua kuno itu diketahui pada 2013. Ketika itu para ilmuwan mulai menyadari bahwa beberapa bagian dari Samudera Hindia memiliki tarikan gravitasi yang lebih kuat dari yang lain.
Menurut para ilmuwan, akibat tarikan gravitasi yang sangat kuat itu terciptalah kerak atau jurang yang semakin lama semakin lebar.
Satu teori menyebutkan bongkahan tanah akibat proses terpisahnya India dan Madagaskar itu tenggelam ke dasar laut dan muncullah teori benua kuno tersebut.