NUKUS – Miris benar nasib guru di Kota Nukus, Uzbekistan. Karena bank kekurangan uang tunai, para pendidik itu terpaksa dibayar dengan anak ayam.
Seorang guru yang tak mau disebutkan namanya itu membenarkan hal tersebut.
“Tahun ini mereka memaksa kami menerima anak ayam yang baru menetas sebagai gaji,” kata dia dilansir dari Mynewshub, Senin 16 Mei 2016.
Dia kecewa dengan keputusan ini. Sebab, mereka bisa membeli ayam di pasar dengan harga yang lebih murah jika mereka memerlukan ayam. Kejadian ini tak hanya berlaku tahun ini. Tahun lalu, kata guru itu, lebih parah lagi.
“Tahun lalu, mereka membayar kami dengan kentang, lobak, dan labu,” ujarnya.