BANDA ACEH – Serombongan anggota DPRK Banda Aceh yang berjumlah delapan orang dipimpin ketuanya Arief Fadhillah tadi malam dievakuasi dari dermaga Pulo Aceh karena boat yang mereka gunakan mati mesin dalam perjalanan kembali dari kepulauan tersebut, Sabtu (14/11/2015) sore.
Menurut informasi, anggota DPRK Banda Aceh dan Aceh Besar pada hari Sabtu berangkat ke Pulo Aceh menghadiri eksplorasi destinasi wisata Pulo Aceh oleh BPKS. Selain anggota legislatif dari Banda Aceh, Aceh Besar, dan Sabang juga hadir pejabat eksekutif dari ketiga daerah tersebut.
Dalam perjalanan kembali pada Sabtu sore, boat yang membawa rombongan DPRK Banda Aceh mogok ketika baru beberapa menit berlayar. Boat yang sudah tidak bisa melanjutkan perjalanan itu ditarik kembali ke dermaga Pulo Aceh.
Sekitar pukul 00.00 WIB, sebanyak lima relawan RAPI Kota Banda Aceh berangkat ke Pulo Aceh untuk mengevakuasi anggota DPRK. Tim RAPI menggunakan boat nelayan yang juga milik salah seorang anggota RAPI, Muzakir Razali (JZ01AAR) dari Desa Cot Lamkeuweuh, Kecamatan Meuraxa.
“Kami berangkat menjemput rombongan Pak Dewan sekitar pukul 12.00 malam dan pada pukul 03.15 tiba kembali di dermaga boat Ulee Lheue,” lapor Saimun (JZ01BTL), Ketua RAPI Kecamatan Kuta Alam yang mengkoordinir misi penjemputan.[] sumber: serambi indonesia