Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Susi Pudjiastuti bersama Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli nonton bareng (nobar) proses peledakan dan penenggelaman 23 kapal pencuri ikan atau illegal fishing secara live. Proses peledakan dipantau menggunakan video conference di Kantor KPP, Jakarta. Proses peledakan dilakukan serentak di 7 lokasi.

Susi selaku Komandan Satgas 115 dari Puskodal bekerja sama dengan Polri dan TNI AL akan melakukan pemusnahan barang bukti kapal illegal fishing.

Saat acara nobar itu, Susi mengatakan pemerintah tidak akan berhenti melakukan penenggelaman kapal ini untuk mewujudkan laut sebagai masa depan bangsa.

“Pemerintah tidak akan berhenti melakukan penenggelaman kapal dalam rangka mewujudkan laut sebagai masa depan bangsa,” kata Menteri KKP, Susi Pudjiastuti, di kantornya, Jakarta, Selasa (5/4/2016).

Prosesi ini juga turut dihadiri Rizal Ramli. Rizal mengaku baru pertama kali menyaksikan langsung proses penenggelaman kapal pencuri ikan.

“Ini pertama kalinya saya menyaksikan peledakan kapal illegal fishing total 174 sampai saat ini langkah ini memang kontroversi tapi manfaatnya sangat jelas sebelumnya banyak kapal asing di backing orang kuat Indonesia merugikan negara puluhan miliar dolar,” kata Rizal.

Berikut lokasi serta nama-nama kapal yang dimusnahkan Satgas 115

1. Batam, 5 kapal, terdiri dari 4 kapal Malaysia dan 1 kapal Vietnam,

KM. PPF 609/GT 60/ Malaysia/Trawl

KM. SLFA 4586/GT 26/ Malaysia/Trawl

KM. SLFA 3416/GT 39/ Malaysia/Trawl

KM. SLFA 4421/GT 29/ MalaysiarTrawl

KM. KG 93163 TS/GT 75/ Vietnam/Trawl

2. Tarempa Riau, terdiri dari 2 kapal Vietnam.

KM. BD 96153 TG/GT 45/ Vietnam/ Purse seine

KM. BD 98996 TS/GT 10/ Vietnam/PancingRawai

3. Langsa, Aceh, terdiri dari 3 kapal Malaysia

KM. PKFB 1035 /GT 56,27/ Malaysia/ Trawl

KM. KHF 1959 /GT 64.74/ Malaysia/ Trawl

KM. PKFB 669/ GT 67.20 Malaysia/ Trawl

4. Tarakan, Kalimantan Utara, terdiri dari 2 kapal Malaysia

KM. Manja No. SA-4791-5Fl GT +4/ Malaysia/ 7 ekor ikan hiu

KM. NAGA MAS/ TW 1888/ 6/ F/ Malaysia/ Pukat Trawl

5.Belawan, Sumatera Utara, terdiri dari 1 kapal Malaysia

PSF2436/ Malaysia/ Pukat Trawl

6. Pontianak, Kalimantan Barat, terdiri dari 2 kapal Vietnam

KM. SINAR 533/ BV 99253 TS

KM. SINAR 228/ BV 3240 TS/ Vietnam/ Pukat Trawl

7. Ranai, Kepulauan Riau, terdiri dari 8 kapal Vietnam

BV 0411 TS/ Vietnam

BV 4889 TS/ Vietnam

BV 95441 TS/ Vietnam

BV 99121 TS/ Vietnam
 
BV 0397 TS/ Vietnam
 
BV 93666 TS Vietnam
 
BL 1096 TS/ Vietnam
 
BV 95441 TS/ Vietnam.

[] Sumber: detik.com