LHOKSUKON Saat ini, jumlah pembaca hikayat Aceh dapat dihitung dengan jari. Tidak banyak yang tertarik dengan warisan indatu itu. Salah satu pembaca hikayat Aceh saat ini adalah Teungku Ibrahim PMTOH. Lelaki paruh baya itu merupakan salah satu sosok yang berjasa membangun peradaban budaya Aceh dengan hikayat.
Di era tahun 1980-an, Teungku Ibrahim belajar memperdalam kepiawaian bermain PMTOH melalui Teungku Adnan PMTOH. Bisa dikatakan, Teungku Adnan merupakan guru Teungku Ibrahim, baik secara langsung atau pun tidak langsung. Karena figur yang diidolakan Teungku Ibrahim dalam berkesenian ketika itu adalah Teungku Adnan.
Masa itu, semarak hikayat meriah dibaca di kampung-kampung dan radio. Tgk. Ibrahim sering tampil gemilang menuturkan hikayat dari panggung ke panggung. Hikayat yang dibaca pada waktu itu rata-rata bertema sejarah Aceh dan hikayat yang bernafaskan Islam, seperti hikayat berkisah tentang syuhada, aulia, dan pahlawan.
Tgk. Ibrahim PMTOH merupakan pelaku seni tutur kelahiran Gampong Paya Kambuek, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, sekitar 56 tahun silam. Ia merupakan pembaca hikayat Aceh andalan kontingen Kabupaten Aceh Utara dalam even pameran pendidikan, kebudayaan, dan pembangunan. Ia juga sering mewakili Aceh Utara dalam arena Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) di Ibu Kota Serambi Mekkah, Banda Aceh.
Ketika tampil di pentas saat menuturkan hikayat, ayah (Teungku Ibrahim PMTOH), selalu berpenampilan sederhana. Ia juga meniup bansi (seruling) dan menabuh rapai dengan suara beralun dan bertalu-talu. Menambah keasyikan suara di sela lantunan hikayat Aceh. Mendapat gemuruh suara kegirangan penonton saat menyaksikan adegan baca hikayat sebagai salah satu khazanah tamadun kejayaan budaya indatu Aceh, ujar Hamdani Mulya, 38 tahun, anak kandung Tgk. Ibrahim PMTOH kepada portalsatu.com, Kamis, 20 April 2017.
Hamdani menjelaskan, sekitar tahun 1990-an, ayahnya sering mendapat dukungan dan arahan dari H. Dahlan, pegawai Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, untuk mengembangkan hikayat sebagai tradisi masyarakat Aceh yang mengandung pesan-pesan moral.
