TERKINI
TAK BERKATEGORI

Mengapa Dana Otsus ‘Dicincang?’ Ini Kata Kepala Bappeda

LHOKSEUMAWE – Kepala Bappeda Aceh Utara Zulkifli mengatakan, dana Otsus dan Migas direaliasikan untuk menjawab berbagai persoalan. Itu sebabnya, kata Zulkifli, dana Otsus dan Migas…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.2K×

LHOKSEUMAWE – Kepala Bappeda Aceh Utara Zulkifli mengatakan, dana Otsus dan Migas direaliasikan untuk menjawab berbagai persoalan. Itu sebabnya, kata Zulkifli, dana Otsus dan Migas digunakan untuk banyak kegiatan.

“Banyak persoalan di Aceh Utara yang harus kita tangani, seperti banyak jaringan irigasi yang rusak, rumah tidak layak huni masih banyak, produksi padi masih di bawah target, dan persoalan-persoalan lainnya. Dari sekian banyak persoalan itu kemudian ditangani sesuai kemampuan dana Otsus dan Migas,” ujar Zulkifli kepada portalsatu.com lewat telpon seluler, Kamis, 31 Maret 2016, malam.

Zulkifli mengatakan itu ketika ditanya mengapa dana Otsus dan Migas “dicincang” sebagaimana disebutkan anggota DPRK Aceh Utara Zulfadhli A. Taleb. (Baca: Dana Otsus Dicincang, Pemerintahan Cek Mad Dinilai Miskin Inovasi)

“Ada juga (program) yang monumental, tapi dilihat berdasarkan persoalan. (Pembangunan) jetty Krueng Mane (Kecamatan Muara Batu) itu termasuk monumental, sampai tiga tahun baru selesai, puluhan miliar dana yang diperlukan. Kalau kita bangun harus selesai satu tahun, tidak cukup (dana) untuk jalan, bidang kesehatan, pendidikan, dan kegiatan lainnya,”  kata Zulkifli.

Disinggung tentang banyaknya item kegiatan yang dananya “dicincang” Rp100 juta hingga di bawah Rp50 juta seperti dalam usulan untuk 2017, Zulkifli mengatakan, “Itu rincian paket dari kegiatan”.

“Usulan-usulan itu (program dan kegiatan sumber dana Otsus dan Migas 2017) belum final, karena akan kita bahas lagi dengan provinsi dalam Musrenbang Otsus Migas kabupaten/kota di Banda Aceh, Sabtu nanti,” ujar Zulkifli lagi.[] (idg)

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar