TERKINI
NEWS

Menag: Perbedaan Pandangan karena Kepentingan Pribadi dan Kelompok

Menurut Menag, keagamaan yang khas di Aceh adalah dengan adanya toleransi, yakni menghormati dan menghargai perbedaan.

DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 789×

BANDA ACEH – Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifuddin mengatakan perbedaan pandangan dapat terjadi karena berbagai kepentingan pribadi atau kelompok.

“Karena kepentingan pribadi atau kelompok itulah kerap terjadi perbedaan,” kata Menag Lukman Hakim Saifuddin saat membuka Muzakarah Masalah Keagamaan di Aula Gedung Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), di Lampeuneurut, Aceh Besar, Senin 26 Oktober 2015.

Menag Saifuddin mengapresiasi Gubernur Aceh yang telah memberi kebebasan kepada ulama untuk mengkaji hal-hal yang bersifat keagamaan. “Saya mengapresiasi kebebasan ulama mengkaji keagamaan di Aceh,” katanya.

Menurut Menag, keagamaan yang khas di Aceh adalah dengan adanya toleransi, yakni menghormati dan menghargai perbedaan.

“Dan bentuk penghargaan bukan berarti menyetujui,  itulah toleransi,” ujar Menag Saifuddin.[]

SAFRIANDI A. ROSMANUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar