TERKINI
TAK BERKATEGORI

Masyarakat Resah dengan Aksi Boh Limbah Lam Krueng

SUKA MAKMUE - Masyarakat Gampong Babah Dua, ngan Raya, Aceh, diresahkan dengan prilaku perusahaan kelapa sawit Beurata Subur Persada (BSP) yang membuang limbah perusahaan ke…

WAHDA SAHIRA Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 924×

SUKA MAKMUE – Masyarakat Gampong Babah Dua, ngan Raya, Aceh, diresahkan dengan prilaku perusahaan kelapa sawit Beurata Subur Persada (BSP) yang membuang limbah perusahaan ke sungai dan pembakaran janjang kosong.

Kepada portalsatu.com, salah seorang masyarakat mengatakan dengan perusahaan dinilai telah mencemari lingkungan sekitar dengan polusi dan limbah yang dibuang ke sungai di kawasan jalan Nasional Gampong Ujong Patihah, Kecamatan Kuala, Nagan Raya.

“Padahai Krueng nyan tempat masyarakat jak semeurah, jak manoe dan cok ie untuk kebutuhan meunyo teungeh kondisi khueng (sungai itu padahal merupakan tempat masyarakat mencuci baju, mandi dan mengambil air kebutuhan selama musim kemarau melanda),” jelasnya, Sabtu, Agustus 2016 lalu.

Ia juga mengatakan, kami masyarakat sendiri sudah sering mengingatkan dan berkomunikasi dengan pihak perusahaan tapi tidak ada tanggapan serius.

Sikap itu, lanjutnya juga bertentangan dengan kesepakatan masyarakat dengan perusahaan sebelum perusahaan melakukan pembangunan.

Sementara itu, Manager PT. Buerata Subur Persada (BSP) Tarmizi yang dikonfirmasi portalsatu.com membantah pihaknya melakukan pembakaran janjang kosong dan pembuangan limbah berbahaya ke sungai.

“Perlu diklarifikasi, kami tidak membakar tapi itu terbakar, karena kondisi cuaca kita beberapa hari lalu ekstrim. Kami sendiri pun tidak ingin itu terbakar karena kami tau itu dilarang dalam undang-undang,” jelasnya, Kamis, 18 Agustus 2016.

Ia juga mengatakan limbah yang dibuang ke sungai tidaklah berbahaya dan mengganggu lingkungan sekitar. 

“Limbah itu tidaklah berbahaya, dan ke depan kita juga akan usahakan agar tidak terjadi lagi hal serupa. Kami juga akan membuat kolam penampung limbah agar tidak meluncur ke sungai. Terkait melanggar tidaknya dengan aturan saya tau, tapi kami pun tidak menginginkan hal tersebut,” tandasnya.[]

WAHDA SAHIRA
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar