SUBULUSSALAM – Kondisi perekonomian petani sawit di Kota Subulussalam dilaporkan mulai membaik menyusul naiknya harga Tandan Buah Segar (TBS). Sebelumnya, harga TBS di tingkat petani Rp1.400 menjadi Rp1.480 per kilogram atau naik Rp80 sejak sepekan terakhir.
“Alhamdulillah harga sawit terus membaik, pekan ini naik Rp80 lagi,” kata Rahmin Bancin, salah seorang petani sawit Kampong Suka Makmur, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam kepada portalsatu.com, Selasa, 24 Oktober 2017.
Rahmin menyebutkan, kenaikan harga TBS merupakan kabar gembira bagi petani di Bumi Sada Kata, mengingat komoditas kelapa sawit menjadi andalan masyarakat selama ini dalam menopang ekonomi keluarga.
Saat harga TBS naik, secara otomatis kondisi perekonomian petani ikut membaik, begitu juga sebaliknya. Oleh karena itu, kata Rahmin, naiknya TBS menjadi motivasi bagi petani untuk merawat kebun sehingga produksi buah bisa meningkat.