TERKINI
TAK BERKATEGORI

Massa Ancam Segel Kantor BBTNGL Jika Penahanan Petani Leuser Tak Ditangguhkan

KUTACANE - Juru Bicara Persatuan Petani Kawasan Kaki Gunung Leuser (PPKKGL) Maha Putra meminta Kapolda Aceh untuk mempertimbangkan surat penangguhan penahanan lima petani Leuser yang…

DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 1 menit
SUDAH DIBACA 905×

KUTACANE – Juru Bicara Persatuan Petani Kawasan Kaki Gunung Leuser (PPKKGL) Maha Putra meminta Kapolda Aceh untuk mempertimbangkan surat penangguhan penahanan lima petani Leuser yang dikirim Bupati Aceh Tenggara Hansanuddin, Jumat, 18 Maret 2016.

Menurut Maha Putra, penangguhan penahanan diperlukan mengingat lima petani tersebut merupakan tulang punggung keluarga. “Kami ingin menyelesaikannya dengan baik dan damai, apalagi lima petani yang ditahan Polda merupakan masyarakat asli di kaki Leuser Aceh Tenggara,” kata Maha Putra, Senin, 21 Maret 2016, di Banda Aceh.

Maha Putra menyebut masyarakat akaan bergerak secara massal apabila kelima petani tersebut tetap ditahan. ia menegaskan, masyarakat akan menyegel kantor Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) Aceh Tenggara.

“Massa akan bergerak dalam jumlah lebih besar baik di Aceh Tenggara maupun di Banda Aceh,” ujar Maha Putra.

Sementara Kepala Divisi Humas Polda belum bisa dikonfirmasi terkait surat bupati Aceh Tenggara tersebut. Bakhtiar, staf di ruangan Humas Polda, kemarin, menyebutkan kepala humas sedang rapat. Kata dia, pihaknya belum menerima surat Bupati Agara terkait permohonan penangguhan penahanan lima petani Leuser itu.

“Mungkin sudah berada di bagian umum dan belum sampai kepada kami (humas),” katanya.[]

SAFRIANDI A. ROSMANUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar