LHOKSEUMAWE – Masjid Sultan Malikussaleh mulai dibangun di areal kampus Universitas Malikussaleh (Unimal), Reuleut, Muara Batu, Aceh Utara. Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib bersama Forkopimda, Jumat, 27 November 2015.

“Apa yang dilakukan pihak rektorat Unimal selama ini sangat positif, apalagi kampus yang terus berkembang dari tahun ke tahun,” Kata Cekmad, sapaan akrap Bupati Aceh Utara.

Menurut Cekmad, beberapa waktu lalu dirinya juga telah meletakkan batu pertama pembangunan rumah sakit di kompleks kampus tersebut. Ia mengaku menaruh perhatian besar untuk mendukung program pengembangan Unimal. “Program Unimal bisa berbarengan dengan program Pemkab Aceh Utara yaitu peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) sehingga nantinya Aceh Utara lebih bermartabat,” katanya.

Kata Cekmad, peningkatas kualitas SDM termasuk program dirinya sebagai bupati untuk memajukan Aceh Utara. “Selain itu, pengajian ba'da Magrib (bidang keagamaan), dan perbaikan sarana irigasi (untuk sektor pertanian) sedang berjalan di Aceh Utara. Makanya jika SDM sudah baik maka masjid, meunasah tempat pengajian akan penuh,” ujar dia lagi.

Cekmad juga menjelaskan jika ada yang menilai Unimal akan pindah dari Reuleut itu anggapan yang salah. “Unimal hanya mengembangkan 'sayapnya' dan itu silakan saja, namun yang perlu diperhatikan induknya tetap di Reuleut”.

Sementara Rektor Unimal Prof. Dr. Apridar, M.Si, mengatakan, saat ini pihaknya terus mengembangkan kampus ke arah lebih baik dan upaya untuk memberikan manfaat secara luas kepada masyarakat. “Keberadaan masjid dan kampus ini nantinya akan menjadi pusat pengembangan peradaban sebagaimana pada masa dahulu,” katanya.[]