Oleh: Rangga Juliar Adista Demokrasi... Ajang para elit politik menebar janji dan orasi Tanpa tertuntut untuk menepati dan ikut turun beraksi Rakyat tak dapat…
Oleh: Rangga Juliar Adista
Demokrasi…
Ajang para elit politik menebar janji dan orasi
Tanpa tertuntut untuk menepati dan ikut turun beraksi
Rakyat tak dapat berkreasi dan hanya dianggap oposisi
Bahkan begitu sulit rasanya mencari sesuap nasi
Inikah yang disebut dengan hidup berdemokrasi?
Beginikah cara kita menghargai mahakarya reformasi?
Demokrasi hanyalah sebuah manipulasi
Ayo bangkit dan tunjukkanlah potensimu wahai para saksi
Ya, saksi keserakahan penguasa yang hanya mengejar eksistensi
Demokrasi hanya panggung sandiwara
Panggung hanya untuk para penguasa
Bercanda gurau bersama tanpa menghiraukan rakyat mereka
Rakyat pun seakan bisu tak bersuara
Yang berujung nestapa terbalut derita
Rakyatpun hanya digunakan sebagai alat saja
Terombang – ambing di langit tanah merdeka
Apakah ini keagungan demokrasi Pancasila ?
Sesungguhnya kekuasaan tertinggi ada di tangan rakyat
Bukan para penguasa yang memiliki harkat, pangkat dan martabat
Namun, rakyat seakan terkurung dan terjerat
Dikelilingi sistem demokrasi yang sesat
Inikah yang disebut Demokrasi berkedaulatan rakyat?
Apa yang telah mengusikmu wahai negeriku?
Apakah segelintir penguasa itu?
Ataukah rakyatmu yang bisu?
Mengapa langkahmu kaku dan lesu?
Melihatmu, kian membuatku pilu
Aku luka, aku ragu…
Inikah tanah airku?
Penulis adalah Siswa Kelas XI IPA 2 SMA Labschool Banda Aceh