BANDA ACEH — Kemiri merupakan salah satu komoditas rempah-rempah unggulan yang ada di Aceh. Kabupaten Aceh Tenggara merupakan daerah penghasil kemiri terbesar di Aceh, termasuk juga Aceh Besar.
Selain menjadi bahan baku utama bumbu masakan, kemiri juga dapat diolah untuk diambil minyaknya. Sudah lama kemiri dipercaya memiliki manfaat untuk kecantikan.
“Minyak kemiri bagus untuk menghitamkan dan melebatkan rambut, juga bisa melembabkan kulit,” kata Zulkifli, pemilik usaha kecil menengah “Malem Diwa” yang memproduksi minyak kemiri kepada portalsatu.com, Kamis, 24 Agustus 2017.
Untuk para pria, minyak kemiri bisa digunakan untuk menyuburkan kumis maupun janggut. Caranya dengan mengoleskan minyak kemiri pada rambut, kumis, atau janggut. Bisa juga untuk memanjangkan dan membuat rambut lebih berkilau.
Sejak 2012 lalu pria asal Gampông Nurul Aman, Seuneuddon, Aceh Utara ini sudah menggeluti usaha minyak kemiri. Ia juga mengelola usaha rumah pangkas dengan nama yang sama di Ulee Kareng, Banda Aceh. Dengan mengolah kemiri menjadi minyak, nilai ekonomisnya menjadi bertambah.
Setiap bulannya Zulkifli menghabiskan sekitar 50 kilogram bahan baku kemiri yang diolah menjadi minyak. Semua proses, mulai dari membeli bahan baku, menghaluskan, memasak, hingga mengemas produk ia lakukan sendiri. Meski cukup menguras tenaga dan waktu, Zulkifli senang melakoni usahanya tersebut.