MEULABOH – Sekelompok mahasiswa Universitas Teuku Umar melempar lumpur ke mobil berstiker pasangan calon bupati/wakil bupati Nagan Raya yang memasuki kawasan kampus setempat.

Mobil yang dikendarai pegawai negeri sipil berpakaian dinas jajaran Dinas Kesehatan tersebut parkir di lokasi kampus Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UTU.

“Kita dapat informasi dari rekan mahasiswa kalau ada mobil berstiker yang masuk kampus, karena kita sudah imbau siapa pun kapan pun di mana pun, komplek kampus Universitas Teuku Umar dilarang masuk atribut politik,” jelas mahasiswa yang tidak mau disebutkan namanya, Selasa, 15 November 2016

Menurut mahasiswa itu, aksi ini sebagai “bentuk netralitas” mahasiswa dalam menyukseskan pilkada serentak tahun 2017 mendatang.

“Kita hanya melempari lumpur dan menggempeskan ban mobil. Kita beri waktu lima menit kepada pemilik mobil untuk segera mengeluarkan mobil tersebut dari lingkungan kampus UTU,” katanya.

Mengetahui aksi yang dilakukan sekelompok mahasiswa tersebut, sang pemilik mobil langsung menuruti keinginan mahasiswa UTU tanpa mengeluarkan sepatah kata pun.[]