BANDA ACEH – BEM Unsyiah mengajak seluruh elemen masyarakat dan mahasiswa untuk turun ke jalan guna menuntut pembenahan listrik, Senin, 14 Maret 2016. Aksi bertajuk “Terbitlah Terang, Krisis Listrik Aceh” ini akan dimulai pukul 09.00 WIB di Kantor PT PLN Aceh.
“Titik kumpul di kantor BEM Unsyiah sementara titik aksi di PLN Aceh. Mahasiswa wajib memakai almamater,” ujar Kementerian Polhukam BEM Unsyiah, Alfian Rinaldi, kepada awak media.
Seperti diketahui, arus listrik dalam beberapa pekan terakhir sering tidak stabil terutama untuk wilayah Banda Aceh, Aceh Besar dan Pidie. Bedasarkan keterangan Manajer PT PLN Area Banda Aceh, Dasrul Syah, kondisi ini dipicu karena kerusakan boiler di salah satu mesin pembangkit listrik tenaga uap Nagan Raya.
Dasrul menyebutkan kondisi arus listrik seharusnya sudah stabil untuk kawasan Banda Aceh pada akhir pekan lalu. Namun dia belum mendapat konfirmasi dari petugas PLTU Nagan Raya terkait perbaikan kerusakan tersebut.
“Nanti saya infokan hasil pekerjaannya teman-teman di Nagan Raya,” kata Dasrul kepada portalsatu.com, Sabtu, 12 Maret 2016 lalu.[](bna)