TERKINI
NEWS

Mahasiswa Universitas Gajah Putih Mengamuk, Ada Apa?

TAKENGON - Seorang mahasiswa Universitas Gajah Putih (UGP) Takengon diamankan polisi setelah memecahkan kaca kantor/Sekretariat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Teknik dan Ekonomi UGP, Sabtu, 14 November…

DATUK HARIS MOLANA Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 752×

TAKENGON – Seorang mahasiswa Universitas Gajah Putih (UGP) Takengon diamankan polisi setelah memecahkan kaca kantor/Sekretariat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Teknik dan Ekonomi UGP, Sabtu, 14 November 2015. Dilaporkan, aksi itu diduga dipicu ancaman Drop Out (DO) sejumlah mahasiswa dari pihak Rektorat UGP.

Sebelum memecahkan kaca kedua sekretariat BEM itu, dilaporkan oknum mahasiswa tersebut sempat melakukan mediasi dengan pihak Rektorat UGP soal DO sejumlah mahasiswa tersebut.

“Yang pecahkan kaca itu satu orang. Tak lama datang polisi dan langsung mengamankan mahasiswa itu. Sebelum memecahkan kaca, kabarnya mahasiswa itu sudah berjumpa rektor untuk mediasi soal ancaman DO itu. Mungkin tidak sesuai dengan keinginannya makanya mereka marah,” kata seorang mahasiswa UGP di lokasi kejadian kepada portalsatu.com.

Dilaporkan, sekitar 15 mahasiswa yang diancam DO. Lantas mahasiswa itu meminta pihak Rektorat UGP mengeluarkan rekomendasi agar dapat berjumpa dengan pihak Kopertis Perwakilan Aceh. Namun permintaan itu ditolak pihak rektorat.

“Kabarnya seperti itu. Karena mereka terancam DO, makanya mau jumpa Kopertis, kadang mau mediasi lagi di Kopertis” kata sumber itu lagi yang enggan disebutkan namanya.

Secara terpisah, Ketua Yayasan UGP, Adnan, S.E., M.Si., yang dikonfirmasi mengaku sedang mengikuti rapat penyelesaian masalah tersebut dengan pihak kepolisian dan jajaran rektorat. “Nanti saya kabari hasil rapatnya,” kata Adnan melalui sambungan seluler.

Terlihat juga polisi bersenjata lengkap siaga di lokasi kejadian.[]

DATUK HARIS MOLANA
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar