TERKINI
TRAVEL

Mahasiswa KKM Umuslim Buat Website Desa di Lokasi Pengabdian

BIREUEN - Mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan yang sedang melaksanakan program Kuliah Kerja Mahasiswa di Kabupaten Bireuen, membuat website desa di lokasi KKM masing-masing. Kabag…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1K×

BIREUEN – Mahasiswa Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan yang sedang melaksanakan program Kuliah Kerja Mahasiswa di Kabupaten Bireuen, membuat website desa di lokasi KKM masing-masing.

Kabag Humas Umuslim Zulkifli, menjelaskan, pembuatan website desa merupakan salah satu program yang dirintis kampus sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, untuk  membantu desa sesuai tuntutan Undang-Undang  Nomor 6 tahun 2014 Tentang Desa.

“Kampus mempunyai tenaga dan skill yang berkompoten di bidang itu, jadi tidak salah kita terjunkan mahasiswa untuk dapat membantu masyarakat dalam pembuatan website desa dalam rangka untuk menyahuti program Kementerian  Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Tranmigrasi (Mendes PDTT) untuk menjadikan desa online,” kata Zulkifli mewakili Rektor Umuslim H. Amiruddin Idris, melalui siaran pers, Jumat, 26 Agustus 2016.

Menurut Kementerian Desa, program desa online ini akan dapat mempermudah jaringan aktivitas perdagangan dan jaringan pasar secara online berbagai produk yang ada di desa sehingga akan berdampak bagi peningkatan ekanomi desa.

Menurut Kepala Badan Pelaksana (Bapel) KKM Drs. Syarkawi, M.Ed, sebelum website ini dibuat, pihak Universitas Almuslim akan melatih pengelola website setiap desa sebanyak tiga orang yang terdiri dari Geuchiek, Sekdes dan operator komputer.

“Sebagai pilot project program ini akan dilaksanakan pada desa yang ada penempatan mahasiswa KKM angkatan XV yang tersebar di 100 desa dari 8 kecamatan dalam Kabupaten Bireuen. Hal ini dilakukan untuk memudahkan  pembimbingan yang dibantu oleh mahasiswa KKM bagi  desa yang masih kekurangan sumber daya operator.”

Pelatihan pembuatan website desa yang dilakukan mahasiswa KKM Umuslim ini akan berlangsung mulai Senin, 29 Agustus hingga 8 September di kecamatan masing-masing.

Diharapkan dengan adanya web site desa nantinya setiap desa akan dapat mempublikasikan dan mempromosikan berbagai potensi yang dimiliki desa secara online, sehingga akan berdampak bagi perluasan jaringan pemasaran produk yang dihasilkan masyarakat yang berada di desa.

“Untuk proses  mendapatkan domain website desa yang kita programkan ini juga akan kita daftarkan pada Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia,” kata Syarkawi.[](ihn)

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar