TERKINI
TAK BERKATEGORI

Mahasiswa Datang, Asisten II Setdakab Menghilang

LHOKSEUMAWE - Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (AMPR) Aceh Utara, mendatangi kantor bupati setempat untuk beraudiensi, Sabtu, 30 Januari 2016. Koordinator…

MAULANA AMRI Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.1K×

LHOKSEUMAWE – Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat (AMPR) Aceh Utara, mendatangi kantor bupati setempat untuk beraudiensi, Sabtu, 30 Januari 2016.

Koordinator Audiensi, Adni Fajri, mengaku sejak pukul 08.00 WIB bersama puluhan mahasiswa tiba di Kantor Bupati, namun sampai pukul 11.00 WIB, pihaknya masih menunggu kedatangan pihak terkait di kantor setempat.

“Kami telah berulang kali menghubungi Asisten II Setdakab Aceh Utara, melalui telepon seluler, namun tidak diangkat,” kata Adni Fajri, kepada Portalsatu.com, Sabtu, 30 Januari 2016.

Adni mengaku, kedatangan pihaknya hari itu untuk beraudiensi dengan pihak Pemkab Aceh Utara, Pelindo, Bea Cukai, pengusaha, cendikiawan, dan mahasiswa terkait pelayanan di Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara, bukan berdemo.

Kedatangan pihaknya, kata Adni, sesuai kesepakatan antara mahasiswa dengan Asisten II Setdakab Aceh Utara, Abdul Aziz, ketika menggelar aksi demo pada Rabu 20 Januari 2016 lalu.

Dia menambahkan, saat itu pihak Pemkab Aceh Utara memberikan waktu terhadap mahasiswa untuk beraudiensi dengan pihak-pihak terkait selama sepuluh hari terhitung dari hari aksi tersebut.

“Asisten II Setdakab Aceh Utara, Abdul Aziz, yang menetapkan tanggal 30 Januari 2016 dilakukan pertemuan terkait persoalan pelabuhan Krueng Geukueh. Karenanya, kami hadir sesuai perjanjian, akan tetapi kenyataannya seperti ini, bahkan tidak ada satu orang pun dari pihak terkait yang menghadirinya,” sebut Adni Fajri.

Jika memang hari ini tidak ditepati perjanjian itu, maka kita dari mahasiswa akan melakukan aksi kembali di Kantor Bupati Aceh Utara, dan sampai ada kejelasan dari tuntutan kita sebelumnya.

“Pemkab Aceh Utara telah mengingkar janji antara mahasiswa dan tidak konsisten dalam menangani permasalahan yang terjadi di daerahnya. Rakyat tahu dan bisa menilai pemimpin sekarang seperti apa, selalu mengingkar janji,” kata Adni.[](tyb)

MAULANA AMRI
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar