BENER MERIAH – Hingga saat ini ruas jalan nasional Bireuen-Takengon masih belum bisa dilalui berbagai jenis kendaraan akibat longsor yang menimbun badan jalan di Kampung Simpang Nenas dan Tenge Besi, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah.

Laporan terbaru yang diterima Serambinews.com malam ini menyebutkan ada dua warga yang tertimbun longsor.

Ketua RAPI Bener Meriah, Adi Saputra Ariga (JZ01JBN) melaporkan, hingga saat ini longsor di lintas Bireuen-Takengon bertambah menjadi tiga titik. Antrean mencapai empat kilometer dari kedua arah.

Juga dilaporkan, ada dua orang yang disebut-sebut tertimbun longsor di Km 48 Tenge Besi. Namun belum diketahui secara pasti identitas warga yang tertimbun.

“Sekarang sedang proses pencarian. Di TKP ada Camat Pintu Rime Gayo, Danramil, Kapolsek, Wakapolres Bener Meriah, tim BPBD dan relawan RAPI,” lapor Adi Saputra yang akrab disapa Mandala.

Proses pencarian masih berlangsung dengan mengerahkan alat berat termasuk water tank dari pemadam untuk menyemprot tumpukan tanah yang menimbun badan jalan.

“Menurut saksi mata memang ada dua orang yang tetimbun longsor. Tim sedang memastikan dengan cara menyemprot tanah (lumpur) menggunakan mobil pemadam,” kata Mandala yang hingga pukul 21.15 WIB malam ini masih di lokasi.[] sumber: serambi indonesia