PIDIEJAYA – Tidak hanya bangunan yang runtuh akibat gempa 6,5 SR di Pidie Jaya, tapi sejumlah ruas jalan Medan-Banda Aceh di kawasan itu juga retak parah seperti “terbelah”, terutama di kawasan Trienggadeng-Panteraja.
Retakannya besar, sangat berbahaya bagi pengguna jalan terutama mobil dan sepeda motor, kita coba pasang papan peringatan agar pengguna berhati-hati saat melewatinya, ujar Ruslan, warga Panteraja dihubungi portalsatu.com, Rabu, 7 Desember 2016.
Menurut nelayan tersebut, retakan parah terjadi mulai dari jembatan bengkolan Trienggadeng sampai lokasi jembatan besi Panteraja, kira-kira sejauh satu kilometer.