Seniman Aceh P Ramlee hijrah kke Malaysia berbekal wawasan seni yang dia miliki, yakni melawak dan lagu. Tapi kemudian P Ramlee menjadi populer lewat film berjudul “Bujang Lapuk”, film lawak persis gaya india, tapi lagu-lagu yang dia ciptakan orkes bergaya melayu, lantas nama P Ramlee membumi–bahkan disebut-sebut menjadi orang yang paling berjasa pada Malaysia.
P Ramlee tentu bukan satu-satunya seniman Aceh yang berkiprah di Malaysia, masih ada S.A Salim, seniman besar Melayu, ibu Aceh ayah melayu, yang juga dicatat Malaysia secara khusus, dan masih ada yang selevel beliau, yakni Syarifah Aini. Dicatat pula Bob Rizal, orang Aceh yang terkenal di Malaysia sebagai penyanyi pop Melayu.
Di Indonesia peran Aceh juga sangat besar dibidang musik. Isbandi, seniman asal Aceh ini merupakan orang pertama yang membumikan Orkestra, musik serius yang sebelum berkembang televisi swasta, sudah mengisi acara rutin di TVRI. Disana tercatat nama-nama besar musisi Indonesia yang bergabung, seperti Erwin Gutawa (Bass) dan Jimi Manopo (drumer). Isbandi tercatat sebagai “bapak” orkestra Indonesia.
Era tahun 1970-an nama tercatat nama yang sangat terkenal di Indonesia, Vocalis D'Loyd yang dikenal dengan sapaan Sam D'Loyd adalah anak Aceh Selatan. Sam, yang berarti Samadua, sekampung dengan Rafly Kande. Dialah penyanyi yang terkenal dengan lagu “Ibarat Air di Daun Keladi”, namun jarang diketahui dari Aceh, belakangan ketahuan lagu “rumah Gadang” karyanya merupakan cerita keluarga besar di Desa Samadua, Aceh Selatan.
Dimasa itu pun Rock legendaris Indonesia Band AKA juga melahirkan drumer dan vocalis Syech Abidin, yang kemudian AKA berganti nama menjadi SAS, nama yang menggabungkan personil antara lain Sonata Tanjung, Artur Kaunang, dan Syech Abidin, minus Ucok Harahap yang membentuk AKA. Hebat Band ini lahir di Surabaya, dan besar di Indonesia.
Di era itu hingga 80-an penyanyi di Indonesia mulai memiliki “kotak” sendiri, semisal Jazz yang kebanyakan lahir di Ujung Timur Indonesia, seperti Ambon, sedangkan lagu-lagu POP dikuasai Batak, yakni Lolypop Rinto Harahap, sedangkan Dangdut dari Jawa Barat. Aceh? adalah komunitas musik yang berada di luarnya, kalah di industri lagu.
Baru pada tahun 2000-an nama Aceh kembali naik daun setelah Tompi berhasil menarik dunia “Jazz”. Tompi mengawali Jazz bersama kelompok musik Bali Lounge, lantas muncul nama seperti Nyak Ina Raseuki, guru vocal yang gabung bersama krakatau. Namun perlu digaris bawahi, musik Band beraliran Pop Kreatif seperti The Fly yang dimasanya cukup terkenal dengan lagu “Terbang” memang disenangi generasi kala itu lantaran pemilihan sound yang baik. Otak The Fly, Kin Aulia adalah anak Gayo yang berdomisili di Jakarta. Tentu, terakhir kali ada kelompok musik Antique yang sepenuhnya dimotori anak-anak Gayo di Jakarta.
Sementara itu pasca tsunami nama Rafly mencuat sebagai pemyanyi etnis Aceh, nama melambung dikalangan musisi Indonesia lantaran kekuatan fokal tradisi yang dimainkan Rafly, dan satu hal hebat dari Rafly, dia penyanyi tradisi yang mampu bernyanyi Jazz. Mendengar Jazz Rafly mengingatkan kita pada penyanyi Jazz terkenal Al Jerreu, penyanyi kulit hitam asal Amerika.
Dan hingga kini, pasca Rafly, Daerah Aceh sudah tidak melahirkan penyanyi dan musisi berkarakter lagi, bahkan industri musik yang ada cenderung jago kandang, hanya didengar masyarakat Aceh saja. Apalagi setelah demam slow rock, nyaris Aceh tidak bersuara di tingkat nasional. Kasihan sekali.[]
Joe Samalanga adalah praktisi Seni dan Wartawan di Banda Aceh
HISTORI
Lebih Kurang Musik Aceh
Seniman Aceh P Ramlee hijrah kke Malaysia berbekal wawasan seni yang dia miliki, yakni melawak dan lagu. Tapi kemudian P Ramlee menjadi populer lewat film…
Baca Juga
Nasional
Satu Pasien Covid-19 di RSUDZA Meninggal Dunia
30 Juni 2020
kampus
Aceh Hari Ini: Suami Pertama Cut Nyak Dhien, Teuku Ibrahim Lang Nga Syahid
29 Juni 2020
Nasional
Dua Lagi Bertambah Covid-19 Aceh, Puskesmas Ini Ditutup Seminggu
28 Juni 2020Artikel Terkait
Lihat Semua →[ Foto ]
NASIONAL
Satu Pasien Covid-19 di RSUDZA Meninggal Dunia
[ Foto ]
KAMPUS
Aceh Hari Ini: Suami Pertama Cut Nyak Dhien, Teuku Ibrahim Lang Nga Syahid
[ Foto ]
NASIONAL
Dua Lagi Bertambah Covid-19 Aceh, Puskesmas Ini Ditutup Seminggu
[ Foto ]
NASIONAL