IDI RAYEK- Sekawanan gajah liar dilaporkan kembali menggangu perkebunan warga di kawasan Dusun Lubuk Baya, Gampong Seumanah Jaya, Kecamatan Rantau Seulamat, Kabupaten Aceh Timur, Selasa, 5 Januari 2016, malam.

“Lebih kurang enam ekor induk gajah dengan mengapit dua anaknya, sejak Jumat kemarin (pekan lalu) sampai tadi malam mulai memasuki area perkebunan kita. Sekawanan gajah itu mulai berdatangan setiap menjelang magrib sampai waktu pagi tiba,” ujar Topan, warga setempat kepada portalsatu.com, Rabu, 6 Januari 2016.

Menurut Topan, aksi binatang bertenaga turbo itu sudah merusak puluhan hektare kebun milik warga desa setempat. Dia juga menyebut masyarakat di sana tidak berani mengusir lantaran gajah tersebut tampak sangat agresif sehingga berpotensi mengancam keselamatan warga.

“Puluhan hektare kebun sudah rusak parah akibat aksi gajah. Kami warga tidak berani mengusirnya karena kawanan gajah itu diketahui sedang beranak. Untuk saat ini kita hanya bisa lakukan upaya pengusiran dengan membuat api unggun dan menggunakan suara meriam bambu dari jarak jauh,” kata Topan.

Topan menilai sejauh ini konflik gajah dengan manusia di kawasan Seumanah Jaya belum dapat dibendung. Menurutnya, pihak terkait selama ini terkesan masih mengabaikan perkara tersebut.

“Konflik gajah dengan manusia di kawasan kita sampai saat ini belum teratasi secara baik, semakin hari gajah mengganggu hasil perkebunan warga. Agar kejadian ini tidak melebar semakin luas, kita berharap pemerintah segera mencari solusi supaya tidak ada yang dirugikan,” ucap Topan.[] (idg)

Berita terkait:       

Gajah Rusak 15 Rumah Warga Seumanah Jaya

Ini Kata Kadis Kehutanan Terkait Gangguan Gajah