LHOKSEUMAWE – Komunitas Wartawan Peduli Bencana (KWPB) Aceh, berupaya menggalang dana dari berbagai sumber untuk membantu ratusan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam, Labuhan Haji Barat, Kabupaten Aceh Selatan yang terbakar, Kamis malam 23 Juni 2016 sekira pukul 22.30 WIB.
Penggalangan dana untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari bagi santri berupa kain sarung, sajadah, baju, kopiah dan lainnya mulai dilancarkan komunitas wartawan dari berbagai media cetak, online dan televisi, Sabtu sore 25 Juni 2016 di Lhokseumawe.
Ketua Umum KWPB Aceh, Idris Bendung mengatakan, inisitatif penggalangan dana datang dari rekan-rekan pers secara sepontan setelah mengetahui peristiwa yang menghanguskan 150 bilik santri tersebut.
KWPB mencoba menggalang dana dari berbagai sumber yang tidak mengikat untuk membantu penderitaan ratusan santri. Kegiatan seperti ini, juga kami lakukan beberapa waktu lalu seperti musibah meletus gunung Sinabung, Sumatera Utara. KWPB juga membawa bantuan buat korban berupa sembako dan pakaian layak pakai, ujar Idris Bendung wartawan Harian Rakyat Aceh (Jawa Pos Grup).
Didampingi Rahmad YD selaku Ketua Harian menambahkan, tidak hanya itu, rekan rekan pers juga tergugah untuk menggalang dana saat banjir bandang menghantam sebuah kampung pedalaman di Aceh Tenggara, yang berbatasan dengan Tanah Karo, Sumatera Utara. Begitu pula saat banjir melanda Aceh Utara, di Tanah Merah, Kecamatan Langkahan tahun 2015 lalu.