TERKINI
TAK BERKATEGORI

Kunker ke Makassar, Mahasiswa: Sepertinya Dewan Butuh ‘Piknik’

LHOKSEUMAWE -  Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Unimal, Mahyen Nufus menilai sepertinya Komisi A dan B DPRK Lhokseumawe saat ini butuh “piknik”, sehingga melakukan…

MAULANA AMRI Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 708×

LHOKSEUMAWE –  Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Unimal, Mahyen Nufus menilai sepertinya Komisi A dan B DPRK Lhokseumawe saat ini butuh “piknik”, sehingga melakukan kunjungan kerja ke Makassar, Sulawesi Selatan.

Menurut Mahyen, saat ini  banyak proyek fisik yang belum dilelang di Pemko Lhokseumawe dengan dalih dana alokasi khusus (DAK) dan Otsus belum cair.  “Saya rasa masalah itu (pembangunan belum berjalan) lebih penting terlebih dahulu diselesaikan, ketimbang harus melakukan kunjungan kerja ke Makassar yang jelas-jelas pasti tidak ada manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Mahyen, Rabu, 11 Mei 2016.

Mahyen menyebutkan, hasil kunker anggota dewan juga tidak berdampak signifikan untuk kepentingan daerah dan masyarakat. “Artinya, anggota dewan harus bekerja lebih keras mengingat hasil kerjanya belum terlihat nyata,” ujar dia.

Ia meminta anggota dewan jangan sampai menggunakan “formasi 2-1-2”  di mana “2 tahun koalisi 1 tahun kerja dan 2 tahun kampanye”.

“Jika hal ini terjadi, mereka baru melakukan tugas dan fungsi  sesuai dengan harapan ketika masa-masa kampanye akan berlangsung. Nyak deuh get bak mata rakyat enteuk dipileh lom,” ujar Mahyen.

Mahyen menambahkan, jika saja kunker itu bermanfaat atau memberikan dampak  postif bagi rakyat, maka tidak menjadi persoalan. “Namun mereka juga harus sadar ada amanah rakyat yang mereka emban. Artinya, kunjungan kerja bisa dilalukan ketika masalah-masalah yang ada di daerah ini tuntas. Jangan nanti masyarakat berpikir nyoe galom bereh keudeh ka tapeukeu,” katanya.[]

MAULANA AMRI
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar