BANDA ACEH – Pameran bertema ''Mengenal Batu Nisan Aceh – Sebagai Warisan Budaya Islam di Asia Tenggara”, di Museum Aceh, telah usai. Pameran ini berlangsung 9-16 Mei 2017.
Juru bicara Partai Aceh, Suadi Sulaiman alias Adi Laweung, ketika mengunjungi Museum Aceh pada hari terakhir pameran tersebut, yakni 16 Mei 2017 dalam perbincangannya dengan Amuniza Kamal, menyatakan, batu nisan Aceh dilihatnya sudah mewakili referensi bukti sejarah Aceh.
“Batu nisan Aceh ini menjadi bukti sejarah bahwa Aceh ini ada. Nah! Cuma sangat disayangkankan ketika pemerintah Aceh dari masa-ke masa ini yang mengabaikannya, mengabaikan warisan endatu,” kata Adi Laweueng.
Dalam hal ini, kata Adi, dirinya memberikan apresiasi kepada pihak penyelenggara.
“Dunia internasional mengetahui bahwa Aceh ini mempunyai sejarah mempunyai sejarah yang panjang, sejarah yang hebat, dan juga salah satu pembuktiannya adalah dengan adanya batu nisan,” kata Adi Laweueng.
