TERKINI
NEWS

Krueng Keureutoe Meluap, 12 Gampong Terendam Banjir

LHOKSUKON - Sebanyak 12 gampong di Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara direndan banjir, Jumat, 14 April 2017. Banjir terjadi akibat meluapnya Krueng (Sungai) Keureutoe karena curah…

SUDIRMAN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 584×

LHOKSUKON – Sebanyak 12 gampong di Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara direndan banjir, Jumat, 14 April 2017. Banjir terjadi akibat meluapnya Krueng (Sungai) Keureutoe karena curah hujan tinggi di kawasan pegunungan Bener Meriah.

Adapun gampong terendam banjir ialah Gampong Alue Entoek, Tanjong Tgk Kari, Teungoh Seulemak, Tumpok Barat, Hagu, Alue Thoe, Siren, Lawang, Cibrek, Tanjong Haji Muda, Meunasah Meuria dan sebagian Gampong Mee.

Namun kondisi terparah terjadi di Gampong Siren, Alue Thoe, Lawang dan Hagu, dengan ketinggian air dilaporkan lebih 1 meter. Banjir juga merendam sejumlah ruas jalan, sehingga pengendara sepeda motor tidak dapat melintas.

“Banjir ini mulai datang sejak Kamis, 13 April pagi, dengan ketinggian air antara 50 hingga 60 centimeter. Namun sejak tadi malam (Jumat), ketinggian air bertambah, hingga merendam badan jalan. Pagi tadi, sebagian warga juga sudah mengungsi ke rumah kerabatnya,” ujar Geuchik Gampong Hagu, M. Nasir, kepada portalsatu.com, Jumat, 14 April 2017.

Nasir menyebut siang tadi air mulai surut. Namun, biasanya air baru akan kering sekitar dua atau tiga hari.

“Selama air di Krueng Keureutoe masih penuh, maka pemukiman warga akan terendam. Kondisi banjir ini sudah rutin terjadi sejak 2006 lalu. Tepatnya, setelah dibangunnya pinggiran tanggul sungai di kawasan Keude Matangkuli. Sementara di gampong kami tidak dibangun. Dalam setahun bisa beberapa kali banjir, hanya pada 2016 saja tidak banjir,” ujar Nasir.[]

SUDIRMAN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar